Ojo tersinggung mas...mari kita bahas
Fotografer itu nggak jauh beda sama tukang foto keliling, yang agak jelas perbedaannya adalah jika saat-saat ini Fotografer itu pusing mikirin kenaikan BBM sementara sang tukang foto keliling yg naik sepeda senyum-senyum aja sambil olahraga.
Kalau mau serius perbedaannya yang lain adalah: Fotografer itu making picture, kalo tukang foto keliling kebanyakan taking picture. Belom lagi perbedaan dalam ilmu dan peralatan.
Gw nggak maksud ngerendahin tukang foto keliling dimana gw dan dia sama-sama cari makan melalui fotografi.
Hanya saja di kota besar seperti Jakarta lebih intelek kalo disebut fotografer dari pada tukang foto ( sama seperti tukang insinyur ?) Kalo dikampung istilah fotografer bikin orang bengong bukan? Lebih cocok kalo dibilang tukang foto.
Sebenarnya perbedaan yang nyata bukan antara Fotografer dengan Tukang Foto melainkan antara yang Amatir, Professional dan Hobiest ; bisa juga perbedaan ilmu antara Pemula dan Senior.
Kalo mau pake bahasa Indonesia yang baik dan benar, saya rasa JURU FOTO lebih cocok dari pada tukang foto apalagi kalo dicetak di kartunama. What would you prefer, being taken by Fotografer atau Tukang Foto kalo kebetulan perusahaan multibiliunermu perlu jasa kami?
I'm not against orang kampung, gw juga berasal dan lahir dari kampung Solo & kata orang luar nagari, Jakarta is a big kampoeng too.
FYI Pondok Pinang itu bukan nama jalan melainkan Kelurahan (Kelurahannya perkampungan Pondok Indah), Jl. H. Naimun itu baru nama jalan. hahahahahaha
Ayo siapa lagi yang punya pendapat yang lain.....kita bisa tukeran pikiran nih!
Peace,
Don't give hate a chance !